Kamis, 15 Desember 2011

PEMBELAHAN SEL


BAB I
PENDAHULUAN
1.1.            Latar Belakang
      Dalam masa pertumbuhan, tubuh kita bertambah besar dan tinggi. Begitu juga dengan hewan dan tumbuhan. Mengapa dalam pertumbuhan tubuh makhluk hidup dapat bertambah besar dan tinggi ? Sel-sel penyusun tubuh makhluk hidup mengalami pembelahan sehingga bertambah banyak. Pertambahan jumlah sel inilah yang menyebabkan tubuh bertambah besar dan tinggi. Pembelahan sel juga tidak hanya terjadi pada saat pertumbuhan. Ketika sel-sel dalam jaringan tubuh kita rusak, misalnya ketika kulit terluka, sel-sel pada jaringan tersebut juga akan melakukan pembelahan untuk memperbaiki jaringan yang rusak.
      Sel yang membelah disebut sebagai sel induk dan turunannya disebut sel anakan. Sel induk memiliki sejumlah kromosom yang berisi informasi genetik. Pada pembelahan sel, sel induk memindahkan salinan informasi genetik yang terdapat didalam kromosom kepada sel anakan yang menjadi sel generasi berikutnya. Dari pembelahan sel inilah kita memperoleh penurunan sifat-sifat dari kedua orang tua. Begitu juga dengan hewan dan tumbuhan. Sifat-sifat yang tampak merupakan penurunan dari sifat induknya.
      Pembelahan sel ini diawali dengan adanya pembelahan kromosom dalam beberapa tahap pembelahan. Pada setiap tahap pembelahan mempunyai ciri-ciri tertentu yang dapat diamati proses-prosesnya melalui teknik atau perlakuan tertentu yang diberikan pada kromosom dalam sel tersebut. Adapun pembelahan sel dibedakan menjadi dua macam, yaitu mitosis dan meiosis.
Bahan standar yang biasa digunakan dalam pengamatan mitosis adalah sel sel ujung akar bawang bombay (Allium sp.). Pada sel bawang yang baru terbentuk berisi 16 kromosom dan 8 diantaranya pada mulanya disumbangkann oleh “bapak” tumbuhan bawang, yaitu tumbuhan yang menyediakan gamet  jantan. Kromosom ini sering dinamai kromosom paternal. Sisa yang 8 lagi semula disediakan oleh indung bawang, yaitu bawang yang menghasilkan telur yang dinamakan kromosom maternal.
1.1.            Tujuan
1.      Mempelajari pembelahan sel secara mitosis.
2.      Membandingkan macam-macam bentuk dan kedudukan kromosom pada pembelahan sel.
3.      Untuk mengetahui macam-macam fase mitosis.

1.2.            Manfaat
1.      Untuk mengetahui proses perkecambahan pada  bawang bombay (Allium sp.).
2.      Untuk mengetahui jumlah kromosom yang ada pada bawang bombay (Allium sp.).
  1. Untuk mengetahui fase-fase yang terlibat dalam suatu pembelahan sel

 
BAB II





TINJAUAN PUSTAKA

















2.1.      Pembelahan Sel





Istilah reproduksi pada biologi berarti induk atau orang tua dapat menghasilkan suatu generasi  baru sel-sel atau individu multiseluler seperti diri mereka sendiri. Proses ini dimulai didalam sel yang diprogram untuk membelah. Hal yang mendasar pada pembelahan sel adalah sel-sel induk mewariskan materi genetik berupa DNA dan perangkat metabolik yang cukup agar sel anakan tersebut dapat “mandiri”(endang,2007).





            DNA mengandung instruksi untuk mengsintesis protein. Protein tersebut dapat berupa protein struktural, misalnya protein yang menjadi bagian membran sel, maupun protein fungsional misalnya enzim yang digunakan pada proses perombakan lemak untuk menghasilkan energi. Oleh karena itu, bila sel anakan tidak menerima materi genetik DNA untuk sintesis protein, sel tidak dapat tumbuh dan berfungsi dengan semestinya. Untuk itulah sel malakukan proses replikasi DNA sebelum pembelahan sel berlangsung. Dengan demikian, tersedia sejumlah materi genetik DNA yang cukup untuk tiap sel anakan(endang,2007).





Sitoplasma sel induk juga mengandung enzim, organel, dan perangkat metabolik lainnya. Jadi, sel anakan menerima sitoplasma dari sel induk sel anakan dapat berfungsi semestinya sampai sel anakan dapat menggunakan DNA yang diperoleh dari sel induk untuk tumbuh dan berkembang(endang,2007).





Pembelahan sel terjadi melalui tahap-tahap tertentu. Tujuan adanya tahap-tahap pembelahan sel adalah untuk mengatur dan menjamin bahwa sel anakan menerima informasi genetik yang sama persis dengan sel induknya. Jika tidak demikian, akan terjadi kelainan pada sel-sel anakan yang dihasilkan(endang,2007).





2.2       Macam-Macam Cara Pembelahan Sel





            a. Pembelahan Sel Secara Mitosis




            Pembelahan sel secara mitosis adalah pembelahan selyang terjadi melalui tahapan-tahapan tertentu. Pembelahan mitosis menghasilkan dua sel sel anakan. Setiap sel anakan mengandung jumlah kromosom yang sama dengan sel induknya. Pembelahan mitosis terjadi pada sel eukariotik. Jika sel induk yang membelah mengandung kromosom diploid (2n), sel anakan yang dihasilkan dari pembelahan mitosis adalah dua sel anakanyang juga diploid (2n). Dengan kata lain, pembelahan mitosis menghasilkan dua sel anakan identik.meristem di kedua tempat tersebut(endang,2007).

b. Pembelahan Sel Secara Meiosis 
 Pembelahan secara meiosis adalah pembelahan sel yang juga melalui tahapan-tahapan tertentu. Pembelahan meiosis disebut juga sebagai pembelahan reduksi, yaitu pembelahan sel induk diploid (2n) menghasilkan empat sel anakan haploid (n). Masing-masing sel anakan mengandung separuh kromosom sel induk, yaitu haploid (n). 




genetik(endang,2007).




 2.3      Tahap-Tahap Pembelahan Sel




            Pembelahan sel secara mitosis dan meiosis meliputi sejumlah tahapan tertentu. Setiap tahapan pembelahan sel tersebut memiliki karakteristik tertentu.




A.    Tahap-Tahap Pembelahan Sel secara Mitosis




            Sel memiliki siklus sel. Siklus sel terdiri dari fase pembelahan sel/mitotik (M) dan periode pertumbuhan yang disebut interfase. Interfase terdiri dari tiga subfase, yaitu G1, S, dan G2, sebelum sel memasuki fase mitotik dan siap membelah.




            Pembelahan mitosis merupakan pembelahan yang menghasilkan sel-sel tubuh. Secara garis besar, pembelahan sel secara mitosis terdiri dari fase istirahat (interfase), fase pembelahan inti (kariokinesis), dan fase pembelahan sitoplasma (sitokinesis)(Kenyon,2009).




-        Tahap Interfase




Pada tahap interfase, sel dianggap istirahat dari proses pembelahan. Meskipun demikian, sebenarnya tahap merupakan tahap yang aktif dan penting untuk mempersiapkan pembelahan. Persiapan berupa replikasi DNA (melipatandakan DNA dari satu salinan menjadi dua salinan). Pada umumnya, sebagian besar waktu hidup sel berada pada tahap ini. Selanjutnya interfase dibagi lagi ke dalam fase gap-1 (G1), fase sintesis (S), dan fase gap-2 (G2).

BAB III
METODE KERJA
3.1.     Waktu dan Tempat            





           Praktikum pembelahan sel mitosis ini dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 13 Oktober 2011 pukul 07.30-09.30 WITA di Laboratorium Keanekaragaman Hayati , lantai Dasar Gedung C , Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam , Universitas Mulawarman, Samarinda , Kalimantan Timur.











3.2.     Alat dan Bahan





3.2.1.   Alat-alat :





-        Kaca objek





-        Kaca penutup





-        Jarum





-        Silet





-        Cawan petri





-        Pensil





-        Mikroskop biologi





3.2.2.   Bahan-bahan :





-        ujung akar batang bawang Bombay (Allium sp.)





-        aceto-orcein











3.3      Cara Kerja





           Metode yang digunakan dalam pengamatan ini adalah metode squash.





1.         Pemilihan akar. Dipilih akar yang panjangnya berkisar 1-3 cm.





2.         Direndam dalam larutan HCl 1 N dengan 15 menit agar spesimen         terfikasi dan menjadi lunak. Diambil, dicuci dengan air bersih.





3.         Dipindahkan spesimen pada kaca obyek bersih yang sudah ditetsi        aceto-orcein 2%. Dibiarkan selama 5-10 menit.





4.         Dipotong spesimen sekitar 1mm dari ujung dan sisanya dibuang.





5.         Ditutup dengan kaca penutup, kemudian lakukan squash. Kaca            penutup di ketuk dengan bagian atas pensil (bukan yang runcing) dari             arah tengah ke pinggir.





6.         Amati dibawah mikroskop. Dibuat gambar hasil pengamatan.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN


4.1 Hasil Pengamatan ( Allium sp . )
                                                                                            Keterangan :
I.   Interfase :
1.        Dinding Sel
2.   Selubung
3.   IntiKromatin
4.   Nukleolus
5.   Sitoplasma





Gambar 3.1. Fase Interfase
 
         Keterangan :
II.       Profase :
1.   Dinding sel
2.   Kromosom
3.   Sitoplasma
4.   Selubung Inti masing-masing mulai menghilang

           


Gambar 3.2 Fase Profase
                                                                   Keterangan :
III.       Metafase
1.    Sentriol
2.    Dinding sel
3.    Sitoplasma
4.    Spindel
5.    Kromosom
6.    Sentomer



Gambar 3.3. Fase Metafase


                                                                                             Keterangan :
IV.    Anafase
1.      Sentriol
2.      Kromatid
3.      Spindel
4.      Dinding sel
5.      Sitoplasma





Gambar 3.4. Fase Anafase

                                                                                           Keterangan :
                                                                                           V. Telofase Hewan
1.      Dinding Sel
2.      Sitoplasma
3.      Inti Sel
4.      Kromosom
5.      Nukleus



Gambar 3.5. Telofase Hewan


                                                                                           Keterangan :
                                                                                           VI. Telofase Tumbuhan
1.      Pelat Sel
2.      Membran Inti
3.      Nukleolus
4.      Sitoplasma
5.      Dinding Sel

Gambar 3.6. Telofase tumbuhan

                           3.6 Telofase Tumbuhan


4.2       Pembahasan
        Pembelahan mitosis yaitu pembelahan reduksi karena meliputi dua proses pembelahan berurutan, yaitu kanokinesis dan sitokinesis. Dalam praktikum ini kami menggunakan ujung akar bawang merah buatan dan preprat awetan. Setelah kami mengamati dibawah mikroskop ternyata bawang merah buatan dan prepart awetan memiliki kromosom setelah dicampur dengan asetocarmine yang berfungsi untuk memperjelas inti seldan mengetahui letak inti sel. Jadi, kromosom hanya akan terlihat jelas apabila membelah maka dari itu kami menggunakan asetocarmine untuk memperjelas kromosom yang terdapat pada akar bawang merah. Setiap kromosom akan tampak seperti dua kumpulan benang yang disebutkromatid, dan dihubungkan dengan kromatid. Dalam pembelahan mitosis ada disebut sitokinesis yaitu pembelahansuatu sel yang menjadi dua sel anakan yang masing-masing mengandunginti sel. Pembelahan sel berlangsung dalam empat tahap yaitu profase,metaphase, anaphase, dan telofase. Benang-benang yang terdapat dalam preparat awetan dan preparat awetan dan preparat buatan yang terdapat dalam inti sel akan membentuk kromosom benang-benang spindle pada sentromen yang terikat dan setiap kromosom akan terlihat tampak jelas dan dapat diamati hanya denganmenggunakan mikroskop.

BAB V






 
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Kromosom menduplikasi menjadi sepasang kromatid dan sentriol membelah dan bergerak kearah yang berlawanan. Disekitar sentriol terbentuk benang-benang pembelahan (spindle) sehingga membentuk binatang yang disebut asten. Spindel ini pada tahap-tahap selanjutnya ada yang menghubungkan kromosom dengan kutub sel melalui sentromer, ada pula yang menghubungkan antara kutub sel. Biasanya juga kromosom berbentuk seperti V.
Fase-fase mitosis :
1. fase profase yaitu tahap awal pembelahan;
2. fase metafase yaitu stadium lebih lanjut dari profase;
3. fase anafase yaitu peristiwa pemisahan;
4. fase telofase yaitu tahap akhir.

5.2 Saran
      Sebaiknya dalam memilih bawang Bombang yang akan digunakan untuk perkecambahan yaitu harus memiliki bentuk yang besar san sudah memiliki sedikit akar dibagian ujung serta dalam proses perkecambahan yang dilakukan harus diteliti dengan baik dan cermat, apabila hal itu tidak dilakukan maka hasil perkecambahan akar bawang Bombay tidak akan tumbuh dengan baik.

DAFTAR PUSTAKA
Endang , Widi Winarni . 2007 . Biologi Edisi Ketiga . Jakarta : Erlangga
Kimbal . 1992 . Biologi Edisi Kelima . Jakarta : Erlangga
Kenyon.2009. I love Biologi..Http://microbwiki.kenyon.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

masa lalu , sekarang , dan yang akan datang , bakal jadi history hidup gue yang bakal gue simpen seumur hidup gue ke memory otak gue ,, gue cuma cewek yang sederhana yang ngerasain dan benar-benar menghargai hidup . gue selalu sayang sama hidup gue :)